Nabila Tour & Trans

Ruko : Jl. Adi Sucipto 198 Kediri --- Garasi : Jl. Joyoboyo 34 Kab.Kediri

Menu

Kediri Tour 2

KEDIRI TOUR 2
Pada paket Kediri TOUR 2 ini Anda akan kami tunjukkan tempat wisata Kediri di wilayah Timur Sungai Brantas. Akan kami bawa Anda pada Kawasan Wisata GUNUNG KELUD yang fenomenal dan situs-situs peninggalan kerajaan Jayabaya maupun wisata Kuliner-Oleh2 yang mengasyikkan. Paket ini akan membawa Anda dalam satu hari bersama kami menikmati berbagai wisata asyik yang antara lain :

Kawasan Wisata GUNUNG KELUD

Selama perjalanan menuju Kawasan Wisata tersebut wisatawan dapat menikmati pemandangan kebun nanas, kopi maupun tanaman lain yang menyejukkan. Terdapat pula pemandangan tebing dan jurang yang cukup menakjubkan. Wisatawan dapat melihat air terjun yang belum terjamah seorangpun dari kejauhan jika kita berhenti sejenak di jembatan sebelum tanjakan curam, kira2 1(satu) km sebelum areal parkir kawasan wisata.
Jangan dilewatkan!! Ditengah perjalanan, Anda akan kami ajak untuk menikmati sensasi “mysterious road” yang diklaim hanya ada 2 didunia, salah satunya ya di kawasan kelud ini. Sensasinya……. Jika diperhatikan jalan ini posisinya menurun menuju kelud, namun pada saat gigi mobil netral dan rem kita lepas. Seketika itu pula mobil bergerak kembali ke arah Kediri (mobil bergerak naik) dengan kecepatan ± 20km/jam. Lihat videonya.
Puncak-puncak yang ada sekarang merupakan sisa dari letusan besar masa lalu yang meruntuhkan bagian puncak purba. Dinding di sisi barat daya runtuh terbuka sehingga kompleks kawah membuka ke arah itu. Puncak Kelud adalah yang tertinggi, berposisi agak di timur laut kawah. Puncak-puncak lainnya adalah Puncak Gajahmungkur di sisi barat dan Puncak Sumbing di sisi selatan.
Bagi Anda yang suka tantangan, Anda dapat naik ke Gardu Pandang diatas Puncak Gunung Kelud dengan menaiki ribuan tangga yang lumayan melelahkan. Dari bawah rute tangga tersebut seperti “Tembok Cina” yang kesohor didunia. Namun tidak perlu khawatir penat Anda akan terbayar dengan sejuknya semilir angin ketika sudah dipuncak dan sensasi pemandangan sekitar kawasan wisata dari atas.
Terdapat Terowongan sepanjang 300an meter yang menembus gunung menuju “Anak Kelud”, tangga gardu pandang dan Tebing Eksotis disebelah kanan terowongan. Untuk menuju Anak Kelud harus menuruni tangga lagi, sedangkan untuk pecinta panjat tebing dapat menjajal medan yang menantang dengan menyusuri bukit sebelah kanan terowongan.
Jangan ketinggalan, nikmati pula wahana baru yang selesai dibangun setelah kejadian Anak Kelud pada tahun 2007 dahulu yaitu KOLAM AIR PANAS. Ada 3 (tiga) kolam yang disediakan untuk para wisatawan. Disini wisatawan dapat menikmati sensasi SAUNA, merasakan air belerang yang baru keluar dari kawah kelud, maupun berendang di kolam. Terdapat 2 mata air disini, satu mata air kecil air tawar yang sangat bening dan air panas mengandung belerang yang keluar dari kawah, sumber keduanya dipertemukan untuk mengisi 3 kolam air panas tadi. Bagi anda yang mempunyai penyakit kulit tidak usah malu, karena banyak yang menggunakan kolam tersebut sebagai media terapi penyembuhan. DIJAMIN, ada khasiatnya.
Setelah asyik dan puas menikmati kawasan wisata kelud Anda akan kami aja mengunjungi situs2 peninggalan kerajaan JAYABAYA yang antara lain;

ARCA TOTOK KEROT
arca dwarapala setinggi tiga Arca Totok Kerot merupakan prasasti zaman Raja Sri Aji di Lodaya, Kerajaan Pamenang. Konon kabarnya, dulu ada seorang putri cantik dari Blitar. Sang putri, waktu itu datang ke Pamenang untuk melamar Joyoboyo, yang sangat tersohor kedigdayaannya. Malang bagi sang putri, karena Joyoboyo menolak lamaran itu.
Arca Totok kerot merupakan meter yang terbuat dari batu andesit. Keadaan Arca Totok Kerot sangat mengenaskan, tangan kirinya sudah menghilang dan ada retakan besar pada bahu kanannya. Arca Totok Kerot memakai kalung dan anting – anting bermotif
tengkorak. Ada hiasan di dadanya, serta memakai aksesori di tangan, kaki, serta perutnya. Kemungkinan besar, Arca Totok Kerot merupakan pintu gerbang sebelah barat istana kerajaan atau juga merupakan pintu masuk ke sebuah candi. Entahlah, tak ada yang tahu karena tidak pernah dilakukannya penggalian disekitar arca.apa mungkin anda mau mencoba mengali
Perkiraan tahun 1981, penduduk sekitar melaporkan ada benda besar dalam sebuah gundukan di tengah sawah dan berada di bawah pohon besar. Pada tahun itu pulalah gundukan tersebut dibongkar hingga memperlihatkan sosok Arca Totok Kerot. Namun, penggalian hanya menampakkan setengah badan bagian atas dari arca. Dari Situlah ada yang legenda mulai di tulis
Arca Totok Kerot merupakan penjelmaan dari Putri dari daerah Lodoyo, Blitar. Tersebutlah pada zaman dahulu sang putri ingin melamar Raja Joyoboyo dari Kerajaan Kediri. Raja Joyoboyo menolak lamaran tersebut hingga pecahlah perang antara kedua belah pihak. Kemenanganpun diraih oleh Kerajaan Kediri dan Raja Joyoboyo mengutuk sang putri menjadi batu berwujud raksasa.

Masyarakat Kediri juga memiliki legenda tersendiri tentang Arca Totok Kerot.
Totok Kerot terbenam separuh badan karena arca tersebut sangat berat, hingga tanah dibawah arca tidak kuat menopang berat arca. Kenyataannya, Totok Kerot bukan tenggelam karena kelebihan berat badan dan kurang diet, melainkan penggalian yang tidak dilanjutkan.Disebutkan bahwa Arca Totok Kerot pernah dipindah dari tempat asalnya dan diletakkan di Alun – Alun Kota Kediri. Hanya dalam waktu semalam, Arca Totok Kerot tidak betah akan tempat barunya. Arca Totok Kerot mulai menyusun rencana melarikan diri. Pada tengah malam, tiba 2 saja terkumpulah 7 ekor sapi dan 2 ekor gajah di alun 2 Kesembilan hewan tersebut lalu menarik Totok Kerot menuju Dusun Bulupasar, tempat asal Totok -kerot. Karena Totok Kerot sangat berat . hanya beberapa meter saja, kesembilan hewan tersebut tidak kuat menarik Totok -kerot dan meninggal karena kecapaian.
Paginya, melihat Totok Kerot telah berpindah tempat dan adanya hewan 2 tak bernyawa disekitarnya, akhirnya pemerintah memutuskan untuk mengembalikan lagi ke tempat asalnya. Legenda ini dipercaya terjadi sekitar tahun 80’an, berselang beberapa tahun semenjak Totok Kerot diketemukan.dan jika anda berkunjung disana Nantinya mungkin berpendapat berbeda beda jika melihatnya sebab wajah dari pada totok kerot berubah -ubah kadang tersenyum kadang marah itupun tergantung masing masing yang melihatnya dan satu yang perlu di ingat jangan pernah mengatai jelek di lokasi jika anda tidak ingin terjadi apa apa….mungkin lebih jelasnya anda bisa datang ke tempatnya
Selanjutnya,

Petilasan SRI AJI JAYABAYA

Petilasan Sri Aji Joyoboyo adalah sebuah petilasan atau tempat semedi raja dari kerajaan Kediri, yaitu Raja Joyoboyo. Selain sebagai Raja Kediri pada abad XII, Joyoboyo juga terkenal dengan kitab ” JONGKO JOYOBOYO ” yang berisi tentang ramalan-ramalan kejadian di masa yang akan datang.Petilasan ini merupakan situs bersejarah yang terletak di 15 Km dari pusat kota Kediri.
Petilasan ini terletak di Desa Menang Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri. Legenda merupakan salah satu bentuk karya sastra lisan yang harus dilestarikan. Legenda Petilasan Joyoboyo ini merupakan warisan budaya yang dimiliki oleh masyarakat Kediri, terutama bagi masyarakat Menang.

Semasa hidupnya, Raja Joyoboyo memiliki seorang permaisuri yang bernama Dewi Sara. Dari hasil perkawinannya, Raja Joyoboyo memiliki tiga orang putri dan seorang putra. Tiga orang putri tersebut adalah Dewi Pramesti, Dewi Pramuna, Dewi Sasanti, dan seorang putra bernama Raden Jayaamijaya. Namun, pada saat ketiga putrinya telah dewasa dan menikah. Mereka bertiga diceraikan dan menjadi janda. Padahal, saat Dewi Pramasti diceraikan, ia sedang hamil.
Pada masa kehamilan Dewi Pramasti yang telah mencapai sembilan bulan, Dewi Pramasti tidak juga melahirkan. Ia malah terus menerus kesakitan selama tujuh hari tujuh malam. Melihat keadaan putrinya yang demikian, maka Raja Joyoboyo dan istrinya memohon petunjuk dewata. Waktu itu, Raja Joyoboyo mendapat bisikan bahwa Ia harus melepaskan kedudukannya sebagai titisan Batara Wisnu. Demi cucu dan mengingat bahwa usianya telah semakin lanjut, maka ia segera ngraga sukma yaitu melepaskan sukma sebagai titisan Dewa Wisnu.
Tidak lama kemudian lahirlah seorang putra yang diberi nama Anglingdarma. Lahirnya Anglingdarma ditandai dengan suasana alam yang benar-benar menakutkan. Kilat sambung menyambung, hari gelap gulita dan gempa pun menggoncang bumi. Seolah dunia akan berakhir saat itu juga. Melihat keadaan tersebut, Raja Joyoboyo memanggil seluruh perwira dan kerabat keraton. Beliau mengumumkan tentang kelahiran Anglingdarma. Dari tubuh Anglingdarma tampak sinar (cahaya) terang memancar. Tapi bersamaan dengan itu pula para perwira dan kerabat kaget. Raja Joyoboyo muksa, kembali ke alam kelanggengan.
Petilasan Sri Aji Joyoboyo dibagi menjadi dua tempat yaitu Pamuksan Joyoboyo dan Sendang Tirtokamandanu. Meskipun terdiri dari dua tempat yang terpisah, tetapi merupakan satu kesatuan. Pamuksan Sri Aji Joyoboyo dipugar pada 22 Februari 1975 dan diresmikan pada 17 April 1976. Loka muksa yaitu tempat muksanya Prabu Joyoboyo. Loka busana adalah tempat busana dari Prabu Joyoboyo, sedangkan loka makuta adalah tempat mahkotanya.
Sedangkan Sendang Tirtokamandanu merupakan sendang yang dipakai oleh Joyoboyo sebelum Ia muksa. Tirto berarti air dan kamandanu berarti kehidupan. Jadi Tirtokamandanu dapat diartikan sebagai air kehidupan. Dalam hal ini adalah hidup kembali menjadi seseorang yang suci. Masyarakat percaya air sendang tersebut mampu mensucikan. Oleh sebab itu, sebelum masyarakat berdoa meminta berkah mereka akan mandi di sendang terlebih dahulu.

Tirta KAMANDANU
Areal sendang Tirtakamandanu berbentuk persegi panjang seluas setengah hektar lebih itu penuh dengan bangunan berupa gerbang masuk yang terdiri dari tiga buah gapura. Gapura utama menjulang setinggi tujuh meter. Bangunan di bagian sebelah dalam di antaranya terdapat kolam renang yang berukuran empat kali delapan meter yang dilengkapi bilik berganti pakaian.
Sesosok patung Ganesha atau gajah yang melambangkan ilmu pengetahuan dan kecerdasan, seolah tegak mengawasi dari suatu ketinggian. Arca yang halus buatannya ini mencolok sekali posisinya. Ukuran arca ini kurang lebih setinggi tiga meter yang diletakkan di ketinggian menghadap ke kolam renang yang diisi dengan sumber air berkhasiat yang terdapat di bagian lain berjarak enam meter. Uniknya patung Ganesha ini nempel dengan sebuah arca lainnya yang berbentuk sesosok manusia dewa menghadap ke arah bertentangan. Mereka seolah beradu punggung, arca berbentuk sesosok manusia atau dewa ini menghadap tepat ke arah gerbang menyambut pendatang atau seolah
mengawasi barang siapa yang memasuki gerbang situs sendang Tirtakamandanu ini.
Di lihat dari pintu masuk, di samping sebelah kanan kolam renang yang memiliki bilik berganti pakaian. Sementara itu di balik dinding bilik berganti pakaian itu pada sisi sebelah luar atau tepat di belakang bilik terdapat lapangan kosong. Diperkirakan dulu areal lapangan ini dipergunakan untuk antrian para pengunjung yang hendak memasuki kolam yang diisi dari sumber yang
dipercaya berkasiat menyembuhkan berbagai penyakit yang diderita oleh orang yang mengunjungi tempat itu.

Lingkungan sendang Tirtakamandanu pada bagian depan antara gerbang luar yang belum selesai dengan gerbang dalam yang menjulang tinggi itu terdapat lapangan luas yang ditanami pepohonan besar dari berbagai jenis yang sangat bermanfaat bagi kesehatan sebagai tanaman obat. Para pengunjung biasanya menggelar tikar di bagian halaman ini, menikmati rindangan pohon besar di tengah teriknya mentari siang hari. Sementara itu lamat-lamat di kejauhan sana tampak sekilas pamuksan Sri Aji Joyoboyo yang dibatasi oleh sawah dan sebuah kuburan penduduk. Untuk menuju pamuksan Joyoboyo itu bisa ditempuh melalui jalan beraspal ke arah kanan atau berjalan kaki ke arah kiri melalui jalan tanah yang biasa dilalui para petani. Jalan tanah ini bisa menembul jalan aspal cukup lebar dan selanjutnya beberapa puluh meter lagi setelah memasuki jalan besar itu kembali memasuki areal sawah selama beberapa menit untuk mencapai pamuksan Sri Aji Joyoboyo.
Suasana di Pamuksan Sri Aji Joyoboyo cukup terasa angker. Tak seorang pun lalu-lalang, kecuali para penunggu tetap yang sekaligus membersihkan dedaunan di halaman seputar bangunan inti pamuksan. Dua buah anglo tempat membakar dupa teronggok masing-masing berada di dua bangunan yang terdapa di bagian dalam area pamuksan itu, pemandangan itulah yang membuat suasana menjadi seolah siapapun sedang berada di dunia lain, dunia magis.

Pusat Oleh-oleh GTT
Sebelum mengakhiri perjalanan paket Kediri 2, kami akan singgahkan Anda ke pusat oleh2 Kediri yang berada diwilayah kabupaten. Tepatnya di Toyoresmi, Ngasem dijalan Pamenang. Ditempat ini Anda bisa belanja oleh-oleh khas Kediri maupun souvenir seperti tahu taqwa, stick tahu, getuk gedang, kerajinan tempurung kelapa dan lain sebagainya.

SIMPANG LIMA GUMUL
Sebagai akhir tujuan paket KEDIRI TOUR 2  ini, Anda akan kami ajak ke kawasan “Prancis”nya Kediri. Tidak lengkap kiranya jika ke Kediri belum mengunjungi tempat ini, tidak hanya kaum muda. Para manula maupun balita senang kongkow-kongkow disini maupun berfoto ria. Sering pula ada komunitas dance maupun capuera latihan disini.

Terdapat 5 terowongan bawah tanah sebagai akses menuju pusata MONUMEN SLG dari tiap-tiap tempat parkir yang ada di 5 penjuru kawasan SLG.
Selain itu disekitar Monumen SLG ini terdapat pusat jajanan maupun makanan dan mainan keliling yang sering disebut PASAR TUGU (Sabtu Minggu). Namun pada kenyataannya keberadaan pedagang-pedagang ini bisa kita jumpai tiap hari terutama pada malam hari.

Adapun Agenda Wisata Asyik Paket Kediri 2 sbb:
• Pukul 07.00- WIB: penjemputan dari stasiun/terminal Kediri.
• Pukul 08.00 WIB: menuju kawasan wisata Gunung Kelud.
• Pukul 09.45 WIB: testimony mysterious road
• Pukul 09.15 WIB: Wisata Asyik di kawasan Gunung Kelud
Yang bisa dinikmati:
• Fenomena alam anak gunung kelud
• Tebing panjat 90 derajat kemiringan
• Terowongan Ampera
• Gardu pandang di puncak Sumbing
• Kolam Air Panas utk. terapi
• Pukul 12.30 WIB: Wisata Kuliner di Kawasan Kelud
• Pukul 13.30 WIB: Arca Totok Kerot
• Pukul 14.00 WIB: Petilasan Sri Aji Jayabaya
• Pukul 14.45 WIB: Sendang Tirta Kamandanu
• Pukul 15.00 WIB: Pusat oleh-oleh Kediri, GTT
• Pukul 16.15 WIB:OPDiantar kembali ke terminal/stasiun Kediri.

FASILITAS Tour
Kendaraan: Allnew Avanza/Ertiga/Inova (7 orang) Elf ( 14 orang) Bus Pariwisata
Konsumsi: mineral water 600 ml setiap peserta, wisata kuliner 1x
Layanan:
• souvenir cantik setiap peserta,
• foto kenangan setiap tempat wisata,
• pengemudi sopan, sabar dan tahu info,
• tiket masuk tempat wisata,
• parkir.

BIAYA per ORANG
Minimum 7 peserta Rp. 115.000,-
Minimum 14 peserta Rp. 95.000,-
Minimum 28 peserta Rp. 80.000,-
Minimum 30 keatas Rp. 75.000,-
* catatan: jika peserta dibawah 7 orang, biaya sama dengan paket 7 orang
jika menghendaki mobil inova, dikenakan biaya tambahan Rp 100.000,-/paket
jika peserta diatas 30 akan mengunakan bus pariwisata.
jika menghendaki fasititas tambahan, dapat dibicarakan dengan pihak “NABILA Tour n trans”
JADI !!!, tak perlu ragu lagi. Kami siap mengantar Anda menikmati WAHANA tersebut dan memberi pengalaman wisata yang asyik-asyik saja.

Untuk paket lainnya dikota ini bisa menghubungi kami lebih lanjut…..