Nabila Tour & Trans

Ruko : Jl. Adi Sucipto 198 Kediri --- Garasi : Jl. Joyoboyo 34 Kab.Kediri

Menu

Kediri Tour Wonderfull

KEDIRI WONDERFULL (2hari 1malam)
Paket Kediri Wonderfull ini merupakan gabungan dari Paket Kediri 1 dan 2 ditambah rute perjalanan Kediri Malam Hari. Pada rute Kediri Malam Hari Anda akan kami ajak menikmati suasana Kediri pada malam hari dengan kami perlihatkan kawasan SLG, jalan doho, Alun-alun Kediri, dan yang mengasyikkan kawasan puncak klotok, bundaran sekartaji dan pinggiran sungai brantas. Adapun tempat wisata yang akan kita kunjungi sebagai berikut:
Hari Pertama

GOA SELOMANGLENG

Dinamakan Selomangleng dikarenakan lokasinya yang berada di lereng bukit (bahasa Jawa: Selo = batu, Mangleng = miring), kira-kira 40 meter dari tanah terendah di kawasan.
Di dalam gua ini banyak sekali dijumpai relief yang menghiasi dinding gua. Diperlukan penerangan tambahan untuk bisa melihatnya dengan jelas. Pada dasar lantai banyak sekali ditemukan bunga-bunga sesajen berwarna merah dan kuning yang masih segar. Suatu pertanda bahwa tempat ini cukup sering digunakan untuk mengasingkan diri, bertapa atau tirakat bagi kalangan masyarakat tertentu.
Disekitar Goa Selomanleng Anda kami persilahkan untuk menikmati wahana lain yang berada disekitarnya seperti Museum Airlangga yang merupakan museum purbakala yang bisa dikunjungi dan banyak sekali menyimpan benda-benda arkeologi berupa patung/arca. Disamping Goa Selomangleng diberi fasilitas lain seperti kolam renang dengan aneka wahananya dan juga arena bermain anak.
Selain mengunjungi goa pengunjung juga dapat “sedikit” olahraga dengan naik ke Gunung Maskumambang yang hijau dan asri serta banyak terdapat ayam hutan yang berada di samping Museum Airlangga. Untuk naik gunung, pengunjung tidak berlu bersusah – susah karena telah dibangun tangga untuk naik ke atas.

Setelah puas berasyik-asyik wisata disekitaran Goa Selomangleng, selanjutnya Anda akan kami ajak ke kawasan wisata

POHSARANG

Gua puhsarang merupakan replika gua sejenis yang ada di negara Perancis. Namun ukuran Goa Maria Lourdes di Puh Sarang lebih besar dari yang di Perancis. Di bawah Gua Maria Lourdes di Puh Sarang ini terdapat 12 mata air suci yang sudah disterilkan lebih dulu sehingga bisa langsung “diminum”.
Soal adanya keyakinan bahwa air suci di Goa Maria Lourdes itu bisa menyembuhkan berbagai penyakit dan memberi anak, Ngariyoso staf kemanan Goa Maria Lourdes Puhsarang,membenarkan hal itu.
Selain wisata rohani (bagi umat kristen) warga umat lainpun sering mengunjungi wisata ini untuk menikmati wahana gua dan wacana jalan salib. Yang menarik pula, ditempat ini terdapat pasar sovenir khas kediri maupun oleh-oleh khas kediri. Pada musim tertentu jika Anda beruntung, Anda bisa menjumpai buah langka yang jarang sekali ada yaitu buah JUWET, yang rasanya manis asam dan membuat lidah kita bisa membekas warna ungu.

Wisata Kuliner PUHSARANG
Setelah dari Gua PUHSARANG, selanjutnya kita akan menikmati wisata kuliner di pusat KULINER desa PUHSARANG yang sebenarnya belum lama eksis. Oleh karena aparat desa yang mendukung keberadaan PUSAT KULINER ini dan promo yang gencar maka tempat ini cepat menarik minat masyarakat lokal maupun wisatawan dari luar kediri.
Dengan sajian masakan-masakan yang khas seperti NASI GORENG AMPOK yang mak nyoss, Jenang Grendul, Dawet Ayu, Ayam Lodho dan sebagainya Anda dijamin puas karena meski lesehan citarasanya tidak kalah dengan Restoran.
Setelah kenyang dan rehat sebentar atau bagi yang muslim bisa sholat di Masjid Agung desa PUHSARANG didepan lesehan, selanjutnya kita akan menuju kawasan wisata alam nan sejuk dan melihat AIR TERJUN IRENGGOLO yang berada di gunung wilis.

Air Terjun Irenggolo berada di Kawasan Wisata Besuki di ketinggian 1200 di atas permukaan laut di gugusan lereng Gunung Wilis (1950 m). Tumpahan airnya sekitar 80 meter dengan bentuk trap-trap mini dan pemandangan alam yang indah dengan suhu sekitar 18 derajat Celcius.
Di kawasan ini terdapat taman-taman kecil dengan bunga-bunga yang sejuk dipandang mata, arena permainan anak-anak, serta tempat berkemah maupun kegiatan outbond. Ditempat yang sejuk ini sangat tepat untuk menikmati KOPI PANAS WILIS (produksi hutan wilis sendiri) maupun mie instan hangat atau bakso.
Sebelum mengakhiri perjalanan Hari Pertama, Anda akan kami ajak singgah di PUSAT OLEH-OLEH KEDIRI yang berada di kawasan Kota Lama Kediri. Berbagai oleh-oleh khas dapat Anda beli disini seperti TAHU TAQWA, Stick Tahu, Getuk Pisang, Krupuk Pasir maupun oleh2 dari kota lain juga tersedia.
Setelah puas belanja oleh-oleh, akan kami bawa Anda menikmati sajian kuliner Nasi Pecel khas Kediri atau Nasi Goreng Arang.
Sebelum istirahat di Hotel, kami akan bawa Anda menikmati suasana malam Kota Kediri, mulai dari kawasan Simpang Lima Gumul, stadion Brawijaya, Pusat Kota Jalan Dhoho, Alun-alun Kediri, kawasan puncak Gunung Klotak, Sekartaji dan Pinggiran Sungai Brantas.

Hari Kedua
Pada hari Kedua Anda akan kami tunjukkan tempat wisata Kediri di wilayah Timur Sungai Brantas. Akan kami bawa Anda pada Kawasan Wisata GUNUNG KELUD yang fenomenal dan situs-situs peninggalan kerajaan Jayabaya maupun wisata Kuliner-Oleh2 yang mengasyikkan. Paket ini akan membawa Anda dalam satu hari bersama kami menikmati berbagai wisata asyik yang antara lain :
Kawasan Wisata GUNUNG KELUD

Kekhasan gunung api ini adalah adanya danau kawah (hingga akhir tahun 2007) yang membuat lahar letusan sangat cair dan membahayakan penduduk sekitarnya. Akibat aktivitas tahun 2007 yang memunculkan kubah lava yang sering disebut sebagai “Anak Kelud” , danau kawah nyaris sirna dan tersisa semacam kubangan air.
Selama perjalanan menuju Kawasan Wisata tersebut wisatawan dapat menikmati pemandangan kebun nanas, kopi maupun tanaman lain yang menyejukkan. Terdapat pula pemandangan tebing dan jurang yang cukup menakjubkan. Wisatawan dapat melihat air terjun yang belum terjamah seorangpun dari kejauhan jika kita berhenti sejenak di jembatan sebelum tanjakan curam, kira2 1(satu) km sebelum areal parkir kawasan.
Jangan dilewatkan!! Ditengah perjalanan, Anda akan kami ajak untuk menikmati sensasi “mysterious road” yang diklaim hanya ada 2 didunia, salah satunya ya di kawasan kelud ini. Sensasinya……. Jika diperhatikan jalan ini posisinya menurun menuju kelud, namun pada saat gigi mobil netral dan rem kita lepas. Seketika itu pula mobil bergerak kembali ke arah Kediri (mobil bergerak naik) dengan kecepatan ± 20km/jam. Lihat videonya.
Puncak-puncak yang ada sekarang merupakan sisa dari letusan besar masa lalu yang meruntuhkan bagian puncak purba. Dinding di sisi barat daya runtuh terbuka sehingga kompleks kawah membuka ke arah itu. Puncak Kelud adalah yang tertinggi, berposisi agak di timur laut kawah. Puncak-puncak lainnya adalah Puncak Gajahmungkur di sisi barat dan Puncak Sumbing di sisi selatan.
Bagi Anda yang suka tantangan, Anda dapat naik ke Gardu Pandang diatas Puncak Gunung Kelud dengan menaiki ribuan tangga yang lumayan melelahkan. Dari bawah rute tangga tersebut seperti “Tembok Cina” yang kesohor didunia. Namun tidak perlu khawatir penat Anda akan terbayar dengan sejuknya semilir angin ketika sudah dipuncak dan sensasi pemandangan sekitar kawasan wisata dari atas.
Terdapat Terowongan sepanjang 300an meter yang menembus gunung menuju “Anak Kelud”, tangga gardu pandang dan Tebing Eksotis disebelah kanan terowongan. Untuk menuju Anak Kelud harus menuruni tangga lagi, sedangkan untuk pecinta panjat tebing dapat menjajal medan yang menantang dengan menyusuri bukit sebelah kanan terowongan.
Jangan ketinggalan, nikmati pula wahana baru yang selesai dibangun setelah kejadian Anak Kelud pada tahun 2007 dahulu yaitu KOLAM AIR PANAS. Ada 3 (tiga) kolam yang disediakan untuk para wisatawan. Disini wisatawan dapat menikmati sensasi SAUNA, merasakan air belerang yang baru keluar dari kawah kelud, maupun berendang di kolam. Terdapat 2 mata air disini, satu mata air kecil air tawar yang sangat bening dan air panas mengandung belerang yang keluar dari kawah, sumber keduanya dipertemukan untuk mengisi 3 kolam air panas tadi. Bagi anda yang mempunyai penyakit kulit tidak usah malu, karena banyak yang menggunakan kolam tersebut sebagai media terapi penyembuhan. DIJAMIN, ada khasiatnya.
Setelah asyik dan puas menikmati kawasan wisata kelud Anda akan kami aja mengunjungi situs2 peninggalan kerajaan JAYABAYA yang antara lain;

ARCA TOTOK KEROT

Arca Totok kerot merupakan arca dwarapala setinggi tiga meter yang terbuat dari batu andesit. Keadaan Arca Totok Kerot sangat mengenaskan, tangan kirinya sudah menghilang dan ada retakan besar pada bahu kanannya. Arca Totok Kerot memakai kalung dan anting – anting bermotif tengkorak. Ada hiasan di dadanya, serta memakai aksesori di tangan, kaki, serta perutnya. Kemungkinan besar, Arca Totok Kerot merupakan pintu gerbang sebelah barat istana kerajaan atau juga merupakan pintu masuk ke sebuah candi. Entahlah, tak ada yang tahu karena tidak pernah dilakukannya penggalian disekitar arca.apa mungkin anda mau mencoba mengali
Perkiraan tahun 1981, penduduk sekitar melaporkan ada benda besar dalam sebuah gundukan di tengah sawah dan berada di bawah pohon besar. Pada tahun itu pulalah gundukan tersebut dibongkar hingga memperlihatkan sosok Arca Totok Kerot. Namun, penggalian hanya menampakkan setengah badan bagian atas dari arca. Dari Situlah ada yang legenda mulai di tulis .
Menurut cerita disebutkan bahwa Arca Totok Kerot pernah dipindah dari tempat asalnya dan diletakkan di Alun – Alun Kota Kediri. Hanya dalam waktu semalam, Arca Totok Kerot tidak betah akan tempat barunya. Arca Totok Kerot mulai menyusun rencana melarikan diri. Pada tengah malam, tiba 2 saja terkumpulah 7 ekor sapi dan 2 ekor gajah di alun 2 Kesembilan hewan tersebut lalu menarik Totok Kerot menuju Dusun Bulupasar, tempat asal Totok -kerot. Karena Totok Kerot sangat berat . hanya beberapa meter saja, kesembilan hewan tersebut tidak kuat menarik Totok -kerot dan meninggal karena kecapaian.
Paginya, melihat Totok Kerot telah berpindah tempat dan adanya hewan 2 tak bernyawa disekitarnya, akhirnya pemerintah memutuskan untuk mengembalikan lagi ke tempat asalnya. Legenda ini dipercaya terjadi sekitar tahun 80’an, berselang beberapa tahun semenjak Totok Kerot diketemukan.dan jika anda berkunjung disana Nantinya mungkin berpendapat berbeda beda jika melihatnya sebab wajah dari pada totok kerot berubah -ubah kadang tersenyum kadang marah itupun tergantung masing masing yang melihatnya dan satu yang perlu di ingat jangan pernah mengatai jelek di lokasi jika anda tidak ingin terjadi apa apa….mungkin lebih jelasnya anda bisa datang ke tempatnya

Selanjutnya, Petilasan SRI AJI JAYABAYA

Petilasan Sri Aji Joyoboyo adalah sebuah petilasan atau tempat semedi raja dari kerajaan Kediri, yaitu Raja Joyoboy. Selain sebagai Raja Kediri pada abad XII, Joyoboyo juga terkenal dengan kitab ” JONGKO JOYOBOYO ” yang berisi tentang ramalan-ramalan kejadian di masa yang akan datang.Petilasan ini merupakan situs bersejarah yang terletak di 15 Km dari pusat kota Kediri.
Petilasan ini terletak di Desa Menang Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri. Legenda merupakan salah satu bentuk karya sastra lisan yang harus dilestarikan. Legenda Petilasan Joyoboyo ini merupakan warisan budaya yang dimiliki oleh masyarakat Kediri, terutama bagi masyarakat Menang.
Petilasan berasal dari istilah Jawa yaitu kata dasar tilas yang berarti bekas. Petilasan merupakan suatu tempat yang pernah disinggahi atau didiami oleh seseorang yang dianggap penting. Pada umumnya, yang disebut sebagai petilasan adalah tempat tinggal, tempat beristirahat (dalam pengembaraan yang relatif lama), tempat pertapaan, atau tempat terjadinya peristiwa penting.
Semasa hidupnya, Raja Joyoboyo memiliki seorang permaisuri yang bernama Dewi Sara. Dari hasil perkawinannya, Raja Joyoboyo memiliki tiga orang putri dan seorang putra. Tiga orang putri tersebut adalah Dewi Pramesti, Dewi Pramuna, Dewi Sasanti, dan seorang putra bernama Raden Jayaamijaya. Namun, pada saat ketiga putrinya telah dewasa dan menikah. Mereka bertiga diceraikan dan menjadi janda. Padahal, saat Dewi Pramasti diceraikan, ia sedang hamil.
Pada masa kehamilan Dewi Pramasti yang telah mencapai sembilan bulan, Dewi Pramasti tidak juga melahirkan. Ia malah terus menerus kesakitan selama tujuh hari tujuh malam. Melihat keadaan putrinya yang demikian, maka Raja Joyoboyo dan istrinya memohon petunjuk dewata. Waktu itu, Raja Joyoboyo mendapat bisikan bahwa Ia harus melepaskan kedudukannya sebagai titisan Batara Wisnu. Demi cucu dan mengingat bahwa usianya telah semakin lanjut, maka ia segera ngraga sukma yaitu melepaskan sukma sebagai titisan Dewa Wisnu.
Tidak lama kemudian lahirlah seorang putra yang diberi nama Anglingdarma. Lahirnya Anglingdarma ditandai dengan suasana alam yang benar-benar menakutkan. Kilat sambung menyambung, hari gelap gulita dan gempa pun menggoncang bumi. Seolah dunia akan berakhir saat itu juga. Melihat keadaan tersebut, Raja Joyoboyo memanggil seluruh perwira dan kerabat keraton. Beliau mengumumkan tentang kelahiran Anglingdarma. Dari tubuh Anglingdarma tampak sinar (cahaya) terang memancar. Tapi bersamaan dengan itu pula para perwira dan kerabat kaget. Raja Joyoboyo muksa, kembali ke alam kelanggengan.
Petilasan Sri Aji Joyoboyo dibagi menjadi dua tempat yaitu Pamuksan Joyoboyo dan Sendang Tirtokamandanu. Meskipun terdiri dari dua tempat yang terpisah, tetapi merupakan satu kesatuan. Sebelum memasuki Petilasan Sri Aji Joyoboyo, kita akan melewati tiga pintu. Dalam hal ini, masyarakat Jawa percaya jika manusia pasti mengalami tiga alam kehidupan, yaitu alam kandungan, alam nyata, dan alam sukma atau alam akhirat.
Sesuai dengan asal katanya, pamuksan dapat diartikan sebagai tempat muksa dari Prabu Joyoboyo. Menurut legenda yang ada, Joyoboyo tidak dikatakan meninggal tetapi Ia muksa yaitu menghilang bersama jasadnya. Dalam pamuksan ni terdapat loka muksa, loka busana dan loka makuta. Masyarakat percaya terhadap hal tersebut, karena sampai sekarang jasad Joyoboyo tidak diketemukan.
Pamuksan Sri Aji Joyoboyo dipugar pada 22 Februari 1975 dan diresmikan pada 17 April 1976. Loka muksa yaitu tempat muksanya Prabu Joyoboyo. Loka busana adalah tempat busana dari Prabu Joyoboyo, sedang¬kan loka makuta adalah tempat mahkotanya.
Sedangkan Sendang Tirtokamandanu merupakan sendang yang dipakai oleh Joyoboyo sebelum Ia muksa. Tirto berarti air dan kamandanu berarti kehi¬dupan. Jadi Tirtokamandanu dapat diartikan sebagai air kehidupan. Dalam hal ini adalah hidup kembali menjadi seseorang yang suci. Masyarakat percaya air sendang tersebut mampu mensucikan. Oleh sebab itu, sebelum masyarakat berdoa meminta berkah mereka akan mandi di sendang terlebih dahulu. Sendang Tirtokamandanu dipugar pada tahun 1982. Pemugaran ini diprakarsai oleh Keluarga Besar Hondodenta, Keraton Jogjakarta, yang dikoordinir oleh Sri Sultan HamengkuBuwono VI.
Selain dianggap sebagai tokoh yang sakti, Joyoboyo merupakan leluhur dari masyarakat Kediri. Oleh karena itu kepercayaan masyarakat terhadap peti¬lasan pun masih sangat tinggi. Masyarakat selalu menyelenggarakan upacara adat atau ritual khusus sebagai bentuk kepercayaan masyarakat terhadap petilasan. Ritual ini dilaksanakan setiap tanggal 1 Muharam atau 1 Suro. Dalam upacara ini biasanya berupa arak-arakan yang dimulai dari balai desa Menang menuju ke loka muksa lalu berakhir di sendang Tirtokamandanu.
Areal sendang Tirtakamandanu berbentuk persegi panjang seluas setengah hektar lebih itu penuh dengan bangunan berupa gerbang masuk yang terdiri dari tiga buah gapura. Gapura utama menjulang setinggi tujuh meter. Bangunan di bagian sebelah dalam di antaranya terdapat kolam renang yang berukuran empat kali delapan meter yang dilengkapi bilik berganti pakaian.
Sesosok patung Ganesha atau gajah yang melambangkan ilmu pengetahuan dan kecerdasan, seolah tegak mengawasi dari suatu ketinggian. Arca yang halus buatannya ini mencolok sekali posisinya. Ukuran arca ini kurang lebih setinggi tiga meter yang diletakkan di ketinggian menghadap ke kolam renang yang diisi dengan sumber air berkhasiat yang terdapat di bagian lain berjarak enam meter. Uniknya patung Ganesha ini nempel dengan sebuah arca lainnya yang berbentuk sesosok manusia dewa menghadap ke arah bertentangan. Mereka seolah beradu punggung, arca berbentuk sesosok manusia atau dewa ini menghadap tepat ke arah gerbang menyambut pendatang atau seolah mengawasi barang siapa yang memasuki gerbang situs sendang Tirtakamandanu ini.
Di lihat dari pintu masuk, di samping sebelah kanan kolam renang yang memiliki bilik berganti pakaian. Sementara itu di balik dinding bilik berganti pakaian itu pada sisi sebelah luar atau tepat di belakang bilik terdapat lapangan kosong. Diperkirakan dulu areal lapangan ini dipergunakan untuk antrian para pengunjung yang hendak memasuki kolam yang diisi dari sumber yang dipercaya berkasiat menyembuhkan berbagai penyakit yang diderita oleh orang yang mengunjungi tempat itu.
Lingkungan sendang Tirtakamandanu pada bagian depan antara gerbang luar yang belum selesai dengan gerbang dalam yang menjulang tinggi itu terdapat lapangan luas yang ditanami pepohonan besar dari berbagai jenis yang sangat bermanfaat bagi kesehatan sebagai tanaman obat. Para pengunjung biasanya menggelar tikar di bagian halaman ini, menikmati rindangan pohon besar di tengah teriknya mentari siang hari. Sementara itu lamat-lamat di kejauhan sana tampak sekilas pamuksan Sri Aji Joyoboyo yang dibatasi oleh sawah dan sebuah kuburan penduduk. Untuk menuju pamuksan Joyoboyo itu bisa ditempuh melalui jalan beraspal ke arah kanan atau berjalan kaki ke arah kiri melalui jalan tanah yang biasa dilalui para petani. Jalan tanah ini bisa menembul jalan aspal cukup lebar dan selanjutnya beberapa puluh meter lagi setelah memasuki jalan besar itu kembali memasuki areal sawah selama beberapa menit untuk mencapai pamuksan Sri Aji Joyoboyo.
Suasana di Pamuksan Sri Aji Joyoboyo cukup terasa angker. Tak seorang pun lalu-lalang, kecuali para penunggu tetap yang sekaligus membersihkan dedaunan di halaman seputar bangunan inti pamuksan.
Dua buah anglo tempat membakar dupa teronggok masing-masing berada di dua bangunan yang terdapa di bagian dalam area pamuksan itu, pemandangan itulah yang membuat suasana menjadi seolah siapapun sedang berada di dunia lain, dunia magis.

Pusat Oleh-oleh GTT
Sebelum mengakhiri perjalanan paket ini, kami akan singgahkan Anda ke pusat oleh2 Kediri yang berada diwilayah kabupaten. Tepatnya di Toyoresmi, Ngasem dijalan Pamenang. Ditempat ini Anda bisa belanja oleh-oleh khas Kediri maupun souvenir seperti tahu taqwa, stick tahu, getuk gedang, kerajinan tempurung kelapa dan lain sebagainya.

SIMPANG LIMA GUMUL
Sebagai akhir tujuan paket KEDIRI WONDERFULL ini, Anda akan kami ke kawasan “Prancis”nya Kediri. Tidak lengkap kiranya jika ke Kediri belum mengunjungi tempat ini, tidak hanya kaum muda. Para manula maupun balita senang kongkow-kongkow disini maupun berfoto ria. Sering pula ada komunitas dance maupun capuera latihan disini.

Terdapat 5 terowongan bawah tanah sebagai akses menuju pusata MONUMEN SLG dari tiap-tiap tempat parkir yang ada di 5 penjuru kawasan SLG.
Selain itu disekitar Monumen SLG ini terdapat pusat jajanan maupun makanan dan mainan keliling yang sering disebut PASAR TUGU (Sabtu Minggu). Namun pada kenyataannya keberadaan pedagang-pedagang ini bisa kita jumpai tiap hari terutama pada malam hari.
AGENDA TOUR
Hari Pertama
• Pukul 07.00- WIB: penjemputan dari stasiun/terminal Kediri.
• Pukul 08.00 WIB: Wisata Asyik Goa Selomangleng, Musium Airlangga, Tamanria Selomangleng, Bukit
Maskumambang.
• Pukul 10.30 WIB: Gua Maria Lourdes (Puhsarang)
• Pukul 12.00-13.00 WIB: Wisata Kuliner PUHSARANG
• Pukul 13.30 WIB: Wisata Asyik Air Terjun Irenggolo
• Pukul 15.00 WIB: Pusat Oleh-Oleh Kediri
• Pukul 15.45 WIB: Wisata Asyik Monumen Simpang Lima Gumul (SLG)
• Pukul 17.00 WIB: Wisata Kuliner Khas Kediri
• Pukul 18.30 WIB Night Trip wilayah Kediri.

Hari Kedua :
• Pukul 07.00- WIB: penjemputan dari stasiun/terminal Kediri.
• Pukul 08.00 WIB: menuju kawasan wisata Gunung Kelud.
• Pukul 09.45 WIB: testimony mysterious road
• Pukul 09.15 WIB: Wisata Asyik di kawasan Gunung Kelud
Yang bisa dinikmati:
• Fenomena alam anak gunung kelud
• Tebing panjat 90 derajat kemiringan
• Terowongan Ampera
• Gardu pandang di puncak Sumbing
• Kolam Air Panas utk. terapi
• Pukul 12.30 WIB: Wisata Kuliner di Kawasan Kelud
• Pukul 13.30 WIB: Arca Totok Kerot
• Pukul 14.00 WIB: Petilasan Sri Aji Jayabaya
• Pukul 14.45 WIB: Sendang Tirta Kamandanu
• Pukul 15.00 WIB: Pusat oleh-oleh Kediri, GTT
• Pukul 16.15 WIB: Simpang Lima Gumu
• Pulang : Diantar kembali ke terminal/stasiun Kediri.

FASILITAS Tour
Kendaraan: Allnew Avanza/Ertiga/Inova (7 orang) Elf ( 14 orang) Bus Pariwisata
Konsumsi: mineral water 600 ml setiap peserta, wisata kuliner 4x
Layanan:
• souvenir cantik setiap peserta,
• foto kenangan setiap tempat wisata,
• pengemudi sopan, sabar dan tahu info,
• tiket masuk tempat wisata,
• parkir.

BIAYA per ORANG
Minimum 7 peserta Rp. 400.000,-/pax
Minimum 14 peserta Rp. 335.000,-/pax
Minimum 28 peserta Rp. 275.000,-/pax
Minimum 30 keatas Rp. 225.000,-/pax
* catatan: jika peserta dibawah 7 orang, biaya sama dengan paket 7 orang
jika menghendaki mobil inova, dikenakan biaya tambahan Rp 200.000,-/paket
jika peserta diatas 30 akan mengunakan bus pariwisata.
jika menghendaki fasititas tambahan, dapat dibicarakan dengan pihak “NABILA Tour n trans”

JADI !!!, tak perlu ragu lagi. Kami siap mengantar Anda menikmati WAHANA tersebut dan memberi pengalaman wisata yang asyik-asyik saja.

Untuk paket lainnya dikota ini bisa menghubungi kami lebih lanjut…..

kata kunci: